Citrahukum.com, PRINGSEWU – Momentum Harlah ke-92 Gerakan Pemuda Ansor pada 24 April 2026 tidak hanya menjadi perayaan usia, tetapi juga menjadi panggilan terbuka bagi generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam gerakan yang dinilai tetap relevan di setiap zaman.
Ketua LBH Ansor Pringsewu, Surohman, SH, mengajak para pemuda di Kabupaten Pringsewu untuk tidak ragu bergabung dengan GP Ansor, yang menurutnya merupakan organisasi kepemudaan dengan sejarah panjang, ideologi kuat, dan arah pergerakan yang jelas.
“Ansor itu keren. Ini bukan sekadar organisasi, tapi rumah besar pergerakan. Siapapun kamu, apapun latar belakangmu, Ansor terbuka untuk semua yang ingin berproses dan berkontribusi untuk negeri,” ujar Surohman, SH, Sabtu (25/4/2026).
Didirikan sejak tahun 1934, GP Ansor telah membuktikan diri sebagai organisasi yang tidak lekang oleh waktu. Dengan akar ideologi keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah dan komitmen kebangsaan, Ansor terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.
Menurut Surohman, Ansor hari ini bukan hanya soal tradisi, tetapi juga tentang inovasi, kolaborasi, dan keberanian anak muda untuk tampil.
“Ansor itu bukan organisasi masa lalu. Ini organisasi masa depan. Dari penguatan SDM, ekonomi kader, sampai digitalisasi, semuanya bergerak,” tegasnya.
Di tingkat daerah, keberadaan LBH Ansor menjadi bukti bahwa organisasi ini tidak hanya bergerak secara simbolik, tetapi hadir langsung di tengah persoalan masyarakat.
Pendampingan hukum, advokasi sosial, hingga keterlibatan dalam isu-isu strategis menjadi bagian dari kontribusi nyata GP Ansor.
“Kalau kamu anak muda yang ingin berkembang, punya jaringan, dan ikut berkontribusi untuk bangsa, Ansor tempatnya. Ini bukan soal siapa kamu sekarang, tapi siapa kamu ke depan,” kata Surohman.
GP Ansor membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda dari berbagai latar belakang.
Tanpa melihat status sosial, pendidikan, maupun pengalaman, setiap pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berproses dalam organisasi ini.
“Di GP Ansor, semua punya ruang. Semua punya kesempatan. Yang penting mau bergerak, mau belajar, dan mau berjuang bersama,” tambahnya.
Di usia ke-92 tahun, GP Ansor tidak hanya berdiri sebagai organisasi kepemudaan, tetapi telah menjadi simbol konsistensi, keberanian, dan pengabdian.
Bagi generasi muda, ini bukan sekadar ajakan, ini adalah peluang untuk menjadi bagian dari gerakan besar yang terus hidup dan berkembang.
#AnsorKeren
#HarlahAnsor92
#GPAnsor2026
#PemudaPringsewu
#GabungAnsor
#AnsorMasaDepan
#AnakMudaBergerak
#NUKuatIndonesiaHebat
#AnsorBangkit
#BeritaViral
