Terbongkar! Dana Fantastis Diduga Tak dari Ruko, R Ungkap Jejak ke Emas Ilegal

Terbongkar! Dana Fantastis Diduga Tak dari Ruko, R Ungkap Jejak ke Emas Ilegal

Citra hukum
Rabu, 08 April 2026


Citrahukum.com, Pohuwato – Dugaan skandal dana miliaran rupiah kembali mencuat ke permukaan setelah klaim sumber dana dari penjualan ruko dipatahkan oleh sejumlah temuan baru. Sosok berinisial R angkat bicara dan mengungkap adanya indikasi aliran dana yang justru mengarah ke aktivitas emas ilegal.

Dalam keterangannya, R menyebut bahwa penjelasan terkait penjualan ruko sebagai sumber dana dinilai tidak memiliki dasar yang kuat. 

Ia mengaku telah mengantongi sejumlah informasi yang mengindikasikan adanya pergerakan dana dalam jumlah besar yang tidak sejalan dengan nilai transaksi properti yang dimaksud.

" Itu bukan hasil jual ruko, Jadi ana mo cerita kronologi awal ini, jadi bos ini menghubungi sala satu kepercayaan nya di Marisa, setelah itu yg bersangkutan menjemput dari bandara, kemudian setibanya di Marisa langsung menginap di hotel MBR"ucap sumber inisial R.

Pengakuan ini menjadi titik krusial yang mengguncang narasi sebelumnya. R mengaku mengetahui alur sejak awal—mulai dari penjemputan di bandara, pengurusan tiket, hingga penginapan di Marisa. Namun, orang kepercayaannya tiba-tiba tidak lagi dilibatkan saat pergerakan dana dalam jumlah besar terjadi.

Tak lama kemudian, muncul informasi adanya penarikan dana lebih dari Rp1 miliar. Momentum ini memperkuat dugaan adanya transaksi tertutup yang tidak transparan.

" Yang jadi masalah di sini sampe di Marisa dorang so tidak pake orang kepercayaannya pak Haji tiba tiba depe besok te hj so tidak libatkan dia ini ba tarik doi satu milyar lebih, makanya tabur tuai itu  jelas , dana itu dorang sempat ba bayar barang Li ka DT  ( Red Emas Dari tambang ilegal,"ungkap salah satu sumber inisial R.

Perbedaan tajam antara klarifikasi resmi dan pengakuan lapangan memicu kecurigaan publik bahwa ada fakta yang sengaja ditutupi. Jika benar, maka kasus ini berpotensi mengarah pada dugaan praktik ilegal (Pencucian Uang )yang melibatkan aliran dana besar.

Tekanan publik pun semakin menguat. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada klarifikasi normatif, melainkan melakukan penyelidikan terbuka dan menyeluruh.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi integritas dan transparansi penegakan hukum. Publik menanti,apakah fakta akan dibuka seterang-terangnya, atau justru tenggelam tanpa kejelasan?

(Tim)