Selamat Jalan Bang Syam, DPD PWRI Lampung Sampaikan Belasungkawa

Selamat Jalan Bang Syam, DPD PWRI Lampung Sampaikan Belasungkawa

Citra hukum
Minggu, 15 Februari 2026


Citrahukum.com, Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) se-Provinsi Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tokoh pers senior Lampung, Syamsul Bahri Nasution, pada Minggu malam, 15 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB.

Almarhum yang dikenal sebagai jurnalis senior sekaligus Pemimpin Redaksi Lampung TV (LTV) tersebut dikabarkan sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Urip Sumoharjo sebelum dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka di Komplek Terminal Rajabasa, Bandar Lampung.

Kabar wafatnya Syamsul Bahri Nasution mengejutkan banyak kalangan, khususnya insan pers di Provinsi Lampung. Sejumlah rekan sejawat mengenang almarhum sebagai sosok yang rendah hati, profesional, serta konsisten dalam mengembangkan media dan mengangkat isu-isu kemasyarakatan melalui karya jurnalistiknya.

Dalam perjalanan kariernya, Syamsul Bahri Nasution memulai profesi sebagai wartawan media lokal dengan fokus pemberitaan sosial kemasyarakatan, pembangunan daerah, isu hukum, dan pelayanan publik. Pengalaman peliputan di lapangan membentuk pemahamannya terhadap dinamika masyarakat, khususnya di wilayah kabupaten dan pedesaan di Lampung.

Almarhum pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain:
Pemimpin Redaksi Lampung TV (LTV)
Mantan Pemimpin Redaksi dan Manajer Lampung Post (1990–1999)
Manajer di MNC Group (2008–2011)
Dalam catatan sejarah pers Lampung, almarhum juga dikenal pernah menjadi bagian dari jajaran redaksi Lampung Post pada masa kepemimpinan yang memperkuat kedekatan media tersebut dengan kalangan akademisi. Kebijakan editorial pada masa itu membuka ruang bagi akademisi dan intelektual daerah untuk berkontribusi melalui tulisan-tulisan opini dan analisis.

Seiring perkembangan media digital, Syamsul Bahri Nasution turut berperan dalam penguatan media berbasis online. Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan redaksi, ia bertanggung jawab terhadap arah kebijakan editorial, kualitas pemberitaan, serta pembinaan profesionalisme wartawan.

Rekan-rekan sejawat menuturkan bahwa almarhum dikenal tegas dalam menjaga sudut pandang (angle) pemberitaan serta selalu mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah, terutama dalam pemberitaan hukum. Ia juga menekankan ketelitian, verifikasi, serta kehati-hatian dalam menyajikan informasi kepada publik.

Dedikasinya terhadap dunia jurnalistik turut diwujudkan melalui gagasan mendirikan sekolah jurnalistik di Lampung. Hingga akhir hayatnya, rencana pembangunan fasilitas tersebut dikabarkan belum sepenuhnya terealisasi.

DPD PWRI Lampung menyampaikan penghormatan atas kontribusi dan pengabdian almarhum dalam membangun ekosistem pers daerah yang informatif, akurat, berimbang, serta berpihak pada kepentingan publik.

Selamat jalan Bang Syam. Dedikasi, karya, dan nilai-nilai profesionalisme yang telah diwariskan akan terus menjadi bagian dari perjalanan pers di Provinsi Lampung.

(Red)