Citrahukum.Com, Way Kanan – Koordinator Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama jajaran pengurus dari seluruh kecamatan, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan program sekaligus memperkuat jaringan kader hingga tingkat akar rumput.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh NU di Way Kanan, di antaranya Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Way Kanan, KH. Nurhuda, Instruktur Wilayah Way Kanan Andi Oktaviandi dan Susilo, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung Labuhan Ardores, serta penyuluh agama Islam KUA Gunung Labuhan yang juga menjabat sebagai pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gunung Labuhan.
Selain itu, seluruh Koordinator Penggerak Daerah Program Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU (PDPKPNU) dari 15 kecamatan se-Kabupaten Way Kanan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi organisasi, evaluasi program, serta merumuskan langkah strategis ke depan guna mengoptimalkan peran NU dalam membina masyarakat, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial.
Ketua PCNU Way Kanan, KH. Nurhuda, mengatakan kegiatan silaturahmi menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi dan soliditas kader NU di daerah.
“Silaturahmi seperti ini merupakan napas bagi organisasi. Penguatan kader, khususnya melalui PDPKPNU di setiap kecamatan, menjadi tulang punggung gerakan NU. Saya bangga melihat semangat dan komitmen yang tinggi dari para koordinator,” ujarnya.
Menurutnya, forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyerap aspirasi dari para kader di tingkat kecamatan sekaligus menyusun program kerja yang tepat sasaran.
“Melalui forum ini, kita dapat mendengar langsung aspirasi dari lapangan dan menyusun program yang lebih efektif. PCNU akan terus mendukung dan memfasilitasi setiap inisiatif positif yang bertujuan untuk pengabdian kepada umat dan bangsa sesuai dengan khittah NU,” katanya.
Sementara itu, Kepala KUA Gunung Labuhan Ardores yang juga merupakan pengurus PCNU Way Kanan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan ini mencerminkan sinergi yang baik antara institusi pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan.
“Kehadiran saya di sini mewakili dua peran, yakni sebagai aparatur negara di KUA dan sebagai pengurus NU. Hal ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara Kementerian Agama dan NU dalam membina masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, KUA siap bersinergi dengan berbagai program NU, khususnya dalam bidang bimbingan perkawinan, pembinaan keluarga sakinah, serta penyuluhan keagamaan.
“KUA siap mendukung program-program NU, terutama yang berkaitan dengan pembinaan keluarga dan penyuluhan agama, demi mewujudkan masyarakat yang religius dan harmonis di Way Kanan,” katanya.
Di tempat yang sama, Ketua MWCNU Gunung Labuhan, Sigit Wibowo, menilai kehadiran perwakilan dari Gunung Labuhan, termasuk Kepala KUA dan penyuluh agama yang juga menjadi pengurus NU, menunjukkan komitmen kuat untuk membangun kolaborasi.
“Pertemuan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan langkah antara kepengurusan cabang, wilayah, hingga kader penggerak di tingkat desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, MWCNU Gunung Labuhan akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui rapat koordinasi internal.
“Kami akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui rapat internal agar program prioritas PCNU, khususnya yang menyentuh langsung masyarakat di kampung dan dusun, dapat diimplementasikan secara baik dan terukur,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat kebersamaan untuk meningkatkan kontribusi Nahdlatul Ulama dalam mendukung pembangunan serta kemajuan masyarakat di Kabupaten Way Kanan.
(Oga Mulan)
