Pangdam XXI/Radin Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Way Sekampung Pringsewu, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Pangdam XXI/Radin Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Way Sekampung Pringsewu, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Citra hukum
Senin, 09 Maret 2026


Citrahukum.com, Pringsewu – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Sungai Way Sekampung, Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, resmi diresmikan dalam kunjungan kerja Pangdam XXI/Radin Inten, Senin (9/3/2026). Infrastruktur yang dibangun melalui kerja sama TNI Angkatan Darat dan Vertical Rescue Indonesia ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, yang didampingi sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda.

Kegiatan berlangsung di lokasi jembatan gantung di aliran Way Sekampung dengan dihadiri sekitar 200 masyarakat dari Pekon Yogyakarta dan sekitarnya.

Rombongan Pangdam berangkat dari area Pemerintah Kabupaten Pringsewu sekitar pukul 12.44 WIB menuju kediaman Kepala Pekon Yogyakarta sebagai titik transit.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.17 WIB, Pangdam dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi jembatan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail yang telah disiapkan.

Sekitar pukul 13.29 WIB, rombongan tiba di lokasi jembatan gantung dan melaksanakan rangkaian kegiatan peresmian. Acara berlangsung hingga pukul 14.35 WIB dan berakhir dalam keadaan aman dan lancar sebelum rombongan kembali menuju Bandar Lampung.

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain:
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana
Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono
Bupati Pringsewu H. Riyanto
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra
Perwakilan Kapolda Lampung AKBP Andy Siswantoro
Perwakilan Gubernur Lampung Drs. Sulpakar
Selain itu turut hadir unsur BPBD, Tagana, anggota TNI, serta masyarakat sekitar.

Pangdam: Jembatan Bukan Sekadar Infrastruktur
Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program strategis untuk meningkatkan akses masyarakat di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan sarana transportasi.

“Program pembangunan Jembatan Garuda merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah, membuka akses masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Pangdam.

Ia menambahkan bahwa jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana fisik, tetapi juga simbol penghubung antarwilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“TNI AD melalui Kodam XXI/Radin Inten siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan program pembangunan melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat,” lanjutnya.

Bupati Pringsewu: Penantian Panjang Warga Akhirnya Terwujud
Bupati Pringsewu, H. Riyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan momentum bersejarah bagi masyarakat Pekon Yogyakarta dan Pekon Sukoharjo 4.

“Hari ini adalah hari bersejarah bagi masyarakat. Penantian panjang untuk memiliki akses penghubung yang layak dan aman akhirnya terwujud,” kata Riyanto.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak besar bagi mobilitas masyarakat, akses pendidikan bagi anak-anak, serta peningkatan ekonomi warga melalui distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

“Dengan terhubungnya Pekon Yogyakarta dan Pekon Sukoharjo 4, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat berputar lebih cepat,” ujarnya.

Jembatan Gantung Garuda Tahap II ini memiliki spesifikasi:
Panjang: 80 meter
Lebar: 1,2 meter
Pembangunan jembatan melibatkan sekitar 15 anggota TNI serta 8 warga masyarakat yang turut bergotong royong dalam proses pembangunan.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat:
Mempercepat mobilitas penyeberangan warga
Mempermudah akses pendidikan bagi pelajar
Memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan
Mendorong pertumbuhan ekonomi desa
Selain itu, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama yang lahir dari semangat gotong royong.

Dengan diresmikannya jembatan ini, akses antarwilayah di sekitar Sungai Way Sekampung kini menjadi lebih mudah, aman, dan efisien bagi masyarakat setempat.(Surohman S.H)

#JembatanGaruda
#Pringsewu
#TNIAD
#KodamRadinInten
#PembangunanDesa
#InfrastrukturLampung
#BeritaLampung
#ViralLampung
#UpdatePeristiwa
#CitraHukumNews