Safari Ramadan Pererat Ukhuwah, Warga Dusun 8 Sukaraja Bersatu dalam Kebersamaan

Safari Ramadan Pererat Ukhuwah, Warga Dusun 8 Sukaraja Bersatu dalam Kebersamaan

Citra hukum
Jumat, 06 Maret 2026


Citrahukum.com, Pesawaran – Suasana kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Dusun 8, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiah antara tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya tokoh agama H. Supriyanto, Wahyu selaku perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Udin Samsyudin dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Wahyu dari Koperasi Merah Putih, Udin Nurudin selaku kaum, serta para tokoh masyarakat dan warga Dusun 8.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, para tokoh dan masyarakat berkumpul untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai keislaman selama bulan Ramadan.

Kegiatan Safari Ramadan ini juga diisi dengan silaturahmi, diskusi keagamaan, serta ajakan kepada masyarakat untuk meningkatkan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Kepala Desa Sukaraja, Cecep Juhairi, mengatakan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda penting yang tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana memperkuat persatuan masyarakat.

“Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, kami berharap ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat semakin kuat. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan, serta membangun kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat,” ujar Cecep.

Ia juga mengapresiasi kehadiran para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan dan mendorong kemajuan desa.

Melalui kegiatan Safari Ramadan di Dusun 8 Desa Sukaraja ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong dapat terus terjaga dan semakin memperkuat hubungan sosial masyarakat selama bulan suci Ramadan.

(Deni)